Sabtu, 18 Januari 2014
5 Budaya di Indonesia yang Dapat Dibilang Hampir Hilang
1. Cium Tangan Pada Orang Tua
Biasanya sih dibilang “salim“, bila di semasa saya hal ini merupakan
kewajiban anak kepada orang tua disaat ingin pergi ke sekolah atau
berpamitan ke tempat lain. Sebenarnya hal ini penting loh, selain
menanamkan rasa cinta kita sama ortu, cium tangan itu sebagai tanda
hormat dan terima kasih kita sama mereka, sudahkah kalian mencium tangan
orang tua hari ini?
2. Penggunaan tangan kanan
Bila di luar negeri sih, saya rasa gak masalah dengan penggunaan
tangan baik kanan ataupun kiri, tapi hal ini bukanlah budaya
kita. Budaya kita mengajarkan untuk berjabat tangan, memberikan barang,
ataupun makan menggunakan tangan kanan. (kecuali memang di anugerahi
kebiasaan kidal sejak lahir).
3. Senyum dan Sapa
Ini sih Indonesia banget! Dulu citra bangsa kita identik dengan ramah
tamah dan murah senyum. So, jangan sampai hilang, ya! Ga ada ruginya
juga kita ngelakuin hal ini, toh juga bermanfaat bagi kita
sendiri. Karena senyum itu ibadah dan sapa itu menambah keakraban dengan
sekitar kita. Well, menurutku bahkan di Jogja saja hal ini sudah gak terlalu mainstream (padahal Jogja itu kota yang ramah). Atau mungkin Jogja juga telah kehilangan keramah-tamahannya.
4. Musyawarah
Satu lagi budaya yang udah jarang ditemuin khususnya di kota-kota
besar semisal Jakarta. Kebanyakan penduduk di kota besar hanya
mementingkan egonya masing-masing, pamer inilah itulah, mau jadi
pemimpin kelompok ini itu dan bahkan suka main hakim sendiri. Tapi coba
kita melihat desa-desa yang masih menggunakan budaya ini mereka hidup
tentram dan saling percaya, ga ada yang namanya saling sikut dan
menjatuhkan, semua perbedaan di usahakan secara musyawarah dan
mufakat. Jadi sebaiknya Anda yang ‘masih’ merasa muda harus melestarikan
budaya ini demi keberlangsungan negara Indonesia yang tentram dan cinta
damai.
Dan budaya yang terakhir,..
5. Gotong Royong
“Itu bukan urusan gue!“, “emang gue pikiran“, Whats up bro? Ada apa
dengan kalian? Hayoolah kita sebagai generasi muda mulai menimbulkan
lagi rasa simpati dengan membantu seksama, karena dengan kebiasaann
seperti inilah bangsa kita bisa merdeka saat masa penjajahan, ga ada tuh
perasaan curiga, dan dulu persatuan kita kuat.
Rabu, 15 Januari 2014
Penyedia BitCoin
1. Faucet
Sehari sekali - freebitcoinz
6 jam sekali - bitcoinfaucet
1 jam sekali - btcfaucet
1 jam sekali - hotswap
45 menit - Rainbow BTC Faucet
2. Betting
999 dice
freebitco -Roll captcha juga
3. ADS
coinad
Kalo serius pasti jadi bro, tunggu update selanjutnya.
Sehari sekali - freebitcoinz
6 jam sekali - bitcoinfaucet
1 jam sekali - btcfaucet
1 jam sekali - hotswap
45 menit - Rainbow BTC Faucet
2. Betting
999 dice
freebitco -Roll captcha juga
3. ADS
coinad
Kalo serius pasti jadi bro, tunggu update selanjutnya.
Selasa, 14 Januari 2014
Panduan BitCoin - Dollar Gratis dari BitCoin
Alat pembayaran elektronik ada banyak jenisnya, ada, paypal, perfect
money, money bokers, egopay, payza, neteller, okpay, dll. Namun ada 1
alat pembayaran yang cukup unik karena dibuat oleh sistem kriptografi
internet terkoneksi, yaitu adalah bitcoin.
Bitcoin
adalah implementasi pertama dari konsep mata uang kripto
(crypto-currency), dimana pengontrolan, penerbitan uang dan transaksinya
diatur oleh Kriptografi. Kriptografi merupakan ilmu yang mempelajari
teknik-teknik matematika yang berhubungan dengan aspek keamanan atau
kerahasiaan dari informasi.
Teknik
kriptografi ini digunakan untuk menjamin proses transaksi dan
pencatatan berjalan sesuai aturan dan aman. Kriptografi juga dipakai
sebagai alat pengatur supply & demand dari nilai mata uang bitcoin
ini. Dapat dikatakan seluruh proses keuangan diatur oleh algoritma
matematis dalam teknik kriptografi ini secara otomatis, sehingga tidak
dibutuhkan pusat pengawasan dan pengontrolan untuk mata uang ini.
Waktu awal lounching tahun 2009 harga 1 BTC seharga 0.30$ atau sebesar
Rp 3000. Dan saat ini harga 1 BTC seharga sudah mencapai 1.017$ per 1
BTC atau senilai Rp 10 juta lebih. Peningkatan yang drastis,,,, itu pun
di dapatkan tanpa modal sepeserpun, asalkan mengetahui caranya.
Langganan:
Postingan (Atom)
