Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan :
1. Kalau beli majalah, jangan beli di dalam supermarket atau toko buku. Tetapi usahakan untuk
membelinya dari kios pinggir jalan atau pun di lampu merah. Sehingga uang keuntungan akan masuk ke orang kecil (jangan nawar-nawar, kalo harganya ga terlalu jauh beda ).
2. Kalau beli sayur-sayuran, mungkin bisa beli di tukang sayur yang lewat di rumah daripada beli di supermarket. Kebanyakan dari kita tidak ada di rumah pada saat tukang sayur lewat, tetapi bisa juga kita titipkan dengan pembantu/tetangga. Dan jangan biasakan menawar. Agak lebih repot sedikit, tetapi uangnya akan masuk ke orang kecil.
3. Ada baiknya secara berkala, misalnya satu bulan sekali, kita panggil tukang nasi goreng/tukang sate yang lewat di depan rumah. Walaupun kita tidak terlalu ingin makan nasi goreng atau sate, tetapi boleh lah sekali-sekali membeli dagangan mereka.
4. Sering kita berjalan-jalan dan mendapati beberapa orang berjualan kue, misalnya kue pancong, kue ape, dsb. Beli. Untuk kita uangnya tidak seberapa, tetapi untuk mereka akan sangat berguna. Tentu saja jangan keseringan, karena nanti kita juga bosen.
5. Saya orang yang paling anti sama pembajakan, tetapi saat ini masalahnya udah lebih jauh daripada sekedar prinsip-prinsip dasar. Saya mulai membeli DVD bajakan, karena dengan itu uang yg saya keluarkan akan dapat membantu si penjual (dan bukan masuk ke hollywood). Cara buruk untuk membenarkan pembajakan, tetapi: orang-orang kita sedang terpuruk dan ada agenda yg lebih penting untuk di selesaikan.
6. Untuk yang cowok — mungkin jika tidak terlalu pusing sama model rambut, ada baiknya mulai potong rambut di barbershop ketimbang di salon. Lumayan bisa menolong mereka.
7. Kalo mo service ke bengkel, mendingan nggak ke dealer tapi ke bengkel umum/biasa.
8. Sebulan sekali gaji yang kita peroleh bisa kita sisihkan ke yatim piatu atau janda janda tua atao orang yang berhak/yang membutuhkan. Atau diserahkan pengaturannya ke badan profesional di bidang ini, rekomendasi Rumah Zakat.
9. Bagi yang punya mobil ada baiknya kita sewaktu waktu naik angkutan umum, kayak bis, mikrolet, bajai dan becak, buat nambah penghasilan mereka.
10. Bila anda punya blog, sebar luaskan tips ini melalui blog anda.
Kalau pembaca blog ini ada 30 orang, rasanya uang yang turun ke bawah cukup lumayan. Jika kita beli nasi goreng seharga 4000 rupiah satu kali sebulan, maka uang yang kita “berikan” ke orang kecil sudah mencapai 120 ribu sebulan — itu hanya dari urusan nasi goreng.
membelinya dari kios pinggir jalan atau pun di lampu merah. Sehingga uang keuntungan akan masuk ke orang kecil (jangan nawar-nawar, kalo harganya ga terlalu jauh beda ).
2. Kalau beli sayur-sayuran, mungkin bisa beli di tukang sayur yang lewat di rumah daripada beli di supermarket. Kebanyakan dari kita tidak ada di rumah pada saat tukang sayur lewat, tetapi bisa juga kita titipkan dengan pembantu/tetangga. Dan jangan biasakan menawar. Agak lebih repot sedikit, tetapi uangnya akan masuk ke orang kecil.
3. Ada baiknya secara berkala, misalnya satu bulan sekali, kita panggil tukang nasi goreng/tukang sate yang lewat di depan rumah. Walaupun kita tidak terlalu ingin makan nasi goreng atau sate, tetapi boleh lah sekali-sekali membeli dagangan mereka.
4. Sering kita berjalan-jalan dan mendapati beberapa orang berjualan kue, misalnya kue pancong, kue ape, dsb. Beli. Untuk kita uangnya tidak seberapa, tetapi untuk mereka akan sangat berguna. Tentu saja jangan keseringan, karena nanti kita juga bosen.
5. Saya orang yang paling anti sama pembajakan, tetapi saat ini masalahnya udah lebih jauh daripada sekedar prinsip-prinsip dasar. Saya mulai membeli DVD bajakan, karena dengan itu uang yg saya keluarkan akan dapat membantu si penjual (dan bukan masuk ke hollywood). Cara buruk untuk membenarkan pembajakan, tetapi: orang-orang kita sedang terpuruk dan ada agenda yg lebih penting untuk di selesaikan.
6. Untuk yang cowok — mungkin jika tidak terlalu pusing sama model rambut, ada baiknya mulai potong rambut di barbershop ketimbang di salon. Lumayan bisa menolong mereka.
7. Kalo mo service ke bengkel, mendingan nggak ke dealer tapi ke bengkel umum/biasa.
8. Sebulan sekali gaji yang kita peroleh bisa kita sisihkan ke yatim piatu atau janda janda tua atao orang yang berhak/yang membutuhkan. Atau diserahkan pengaturannya ke badan profesional di bidang ini, rekomendasi Rumah Zakat.
9. Bagi yang punya mobil ada baiknya kita sewaktu waktu naik angkutan umum, kayak bis, mikrolet, bajai dan becak, buat nambah penghasilan mereka.
10. Bila anda punya blog, sebar luaskan tips ini melalui blog anda.
Kalau pembaca blog ini ada 30 orang, rasanya uang yang turun ke bawah cukup lumayan. Jika kita beli nasi goreng seharga 4000 rupiah satu kali sebulan, maka uang yang kita “berikan” ke orang kecil sudah mencapai 120 ribu sebulan — itu hanya dari urusan nasi goreng.
Gua rasa kalau kita membiasakan diri untuk melakukan ini, maka mudah-mudahan secara perlahan kita bisa menyeimbangkan distribusi uang ke bawah. Apalagi jika Anda mau meneruskan usul ini. Atau jika itu terlalu muluk — paling tidak kita su
dah memainkan peran kecil kita untuk menolong orang kecil.
dah memainkan peran kecil kita untuk menolong orang kecil.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar